Kamis, 26 Juli 2012

2014 BP Batam Kembangkan Bandara Hang Nadim

Jumat, 5 Oktober 2012 (Sumber : Posmetro)

BATAM, METRO : Sehubungan dengan adanya rencana pembangunan kawasan terpadu di bandara, Badan Pengusahaan (BP) Batam, mengusulkan perubahan masterplan (rencana induk) pengembangan Bandara International Hang Nadim kepada Kementerian Perhubungan. Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam, Ilham Eka Hartawan menjelaskan, dalam usulan perubahan rencana induk tersebut, tidak termasuk perluasan bandara. "Hanya perubahan beberapa fasilitas yang ada di Bandara saat ini," katanya saat ditanyai wartawan, Selasa (3/10).

Ilham mengatakan, rencana tersebut sudah disampaikan ke Kementerian Perhubungan, beberapa waktu lalu. Saat ini, lanjutnya tinggal menunggu persetujuan untuk menentukan alokasi lahan pada investor yang berminat mengembangkan kawasan bandara.

"Berdasarkan data kita, Bandara International Hang Nadim Batam memiliki luas sekitar 1.00 hektar. Namun dari luas tersebut baru sebagian yang telah dibangun.

Sekarang ini, banyak pihak yang mengajukan permohonan lahan di kawasan tersebut.

Namun kami belum dapat memberikan alokasi sebelum revisi yang diajukan disetujui," jelasnya. BP Batam lanjutnya berencana mengalokasikan lahan di Bandara Hang Nadim untuk kawasan terpadu seperti di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta.

Direktur Pelayanan Terpadu Satu PIntu dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dwi Djoko Wiwoho menyatakan, nantinya lahan di sekitar pintu masuk dan samping landasan, akan dialokasikan untuk kawasan terpadu. "Rencananya akan dibangun pusat perbelanjaan dan perhotelan sepetrti yang dikembangkan di Soekarno-Hatta,"katanya. Djoko mengatakan, rencana kawasan terpadu akan diiplementasikan sebagai bagian, dari Bandara Hang Nadim dan akan menjadi salah satu proyek pengembangan bandara.

Tidak hanya pusat perbelanjaan, BP Batam juga berencana akan membangun transportasi massal. "Nanti kita juga akan membuat rel kereta api atau monorail dari bandraa menuju pusat pemerintahan dan pusat Kota Batam," kata dia.

Ia mengatakan, BP Batam bersama Dirjen Perkeretaapian RI, juga telah mengkaji pembuatan jalur transportasi kereta api atau sejenisnya yang akan menghubungkan Bandara Hang Nadim Batam dengan kawasan padat penduduk, pusat pemerintahan dan bisnis maupun daerah industri.

"Rencananya pada 2014 akan mulai pembangunan fisik untuk moda transportasi tersebut,"jelasnya. (ams)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

USAHA TIKET PESAWAT, KERETA API HANYA MODAL 150 RIBU

Berikut saya share sedikit tentang usaha Travel, khususnya Usaha Loket Tiket Pesawat dan Kereta Api. Saya menjalankan usaha Ticketing mu...